Wamen ESDM:  Nggak Ada Ledakan Pipa Pertamina EP-Kebakaran Pipa Minyak Mentah Karena Rokok!
Wamen ESDM, Rudi Rubiandini (Foto: Nurul Ainiyah/Seruu.com)
Nggak ada yang meledak pipa Pertamina, ternyata nggak ada pipa pecah, media aja yang ramai-ramaiin, pipa malah beleger (mengembung) gitu dan tambah 1 tonjolan karena keluar dari lubang - Rudi Rubiandini

Jakarta, Seruu.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Rudi Rubiandini,  menegaskan kebakaran yang terjadi pada pipa minyak mentah di jalur Tempino, Jambi-Plaju, Palembang Km 219-45 milik PT Elnusa, Banyunglincir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan pada Rabu (3/10/2012) kemarin bukan karena ledakan tapi murni kebakaran akibat bocornya pipa Pertamina EP yang memang sengaja dilubangi oleh pelaku pencurian minyak tersebut.

Rudi menyampaikan fakta ini setelah pada Kamis (4/10/12) kemarin pihaknya melakukan kunjungan langsung.

"Nggak ada yang meledak pipa Pertamina, ternyata nggak ada pipa pecah,  media aja yang ramai-ramaiin, pipa malah beleger (mengembung) gitu dan tambah 1 tonjolan karena keluar dari lubang," kata Rudi.

Rudi  menjelaskan kronologi kebakaran tersebut karena ada minyak mentah yang bocor dan mengalir, kebakaran sendiri disebabkan  rokok salah satu yang mengambil bocoran minyak dan akhirnya menyulut api.

"Seperti ada pom bensin ngelocor sudah banyak dan diambilin sama orang, yang sedang ngambil ada yang merokok akhirnya terbakar. Pipanya kan berlubang karena yang ambil pencuri,"jelasnya.

Pipa Pertamina EP ini sendiri menyalurkan 11.000 barel minyak mentah perhari. Namun akibat  kebakaran yang terjadi PT. Pertamina mencatat kerugian Rp8 milyar, seperti dituturkan VP and Communication Pertamina Ali Mundakir ketika dihubungi tadi pagi (5/10/12).  

Bahkan telah tercatat 6 korban tewas dan puluhan orang luka-luka. Ali menyebut setiap bulannya volume minyak mentah yang hilang dalam tiap bulannya terus meningkat.

"Setiap bulannya volume minyak mentah yang hilang dalam perjalanan di jalur pipa terus naik. Tahun ini saja Pertamina mencatat kehilangan sekitar 36 ribu barel pada Mei dan Juni sudah 48 ribu barel, malah Juli sudah sampai 60 ribu barel,"papar Ali ketika dihubungi, Jumat (5/10/12).[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU