Hatta Rajasa : Krisis Energi Ancam Indonesia

Banjarmasin, Seruu.com -  Krisis energi mengancam Indonesia pada 2020. Pemerintah kini terus berupaya mencari terobosan pemanfaatan energi alternatif baru dan terbarukan.

"Konsumsi energi dalam negeri terus meningkat dan kita harus cermat, karena beberapa tahun ke depan kita akan kekurangan energi," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa. Ia mengatakan itu saat memberikan kuliah umum bertema MP3EI dan Kondisi Perekonomian Indonesia Terkini di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/10/2012).

Hatta menyebutkan, pada 2010 kebutuhan energi nasional mencapai tiga juta barel ekuivalen oil per hari. Tahun ini sudah bertambah menjadi 3,5 juta barel ekuivalen oil.

Pada 2014, kebutuhan energi nasional diperkirakan menjadi lima juta barel. Nah pada 2025 laju pertumbuhan kebutuhan energi nasional mencapai 10 juta barel ekuivalen oil.

"Saat ini kita masih bisa mengekspor (energi) karena kebutuhan energi dalam negeri masih berada di bawah produksi sumber energi keseluruhan, yaitu enam juta barel ekuivalen," tambahnya.

Dengan kondisi tersebut diperkirakan pada 2020 Indonesia akan mengalami krisis energi. Karena itu, pemerintah harus cermat dalam membuat kebijakan pemanfataan sumber daya energi nasional.

Pemerintah terus berupaya mencari terobosan pemanfaatan dan pengembangan energi alternatif baru dan terbarukan, seperti energi angin, surya, dan panas bumi. [ms]

KOMENTAR SERUU