PT Timah Sudah Laporkan Perusahaan Penjarah Bijih Timah di Wilayahnya
Logo PT Timah (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Untuk menghadapi dugaan penjarahan bijih timah di lahan PT Timah (Persero) di Bangka Belitung, IKT (Ikatan karyawan Timah) targetkan mendorong PT Timah laporkan perusahaan timah yang dengan 30% investasi dari Malaysia ke ranah tipikor. Bentuk keseriusan ini disampaikan Wirtsa Firdaus, Ketua IKT ketika ditemui di Jakarta, Minggu (7/10/2012) kemarin.

Dugaan penjarahan bijih timah milik PT Timah (Persero) oleh perusahaan swasta yang diduga dimiliki sahamnya sebagian oleh investor Malaysia dan diperkuat dengan data ITRI (International Technologi Research Institute) yang menyebutkan bahwa sejak tahun 2008 - tahun 2010 Malaysia telah menghasilkan logam timah sebesar 128.000 ton, sementara produksi bijih timah Malaysia hanya sebesar 7.490 ton pada kurun waktu yang sama.

Tanggapi aksi dan langkah yang akan ditempuh IKT, Corporate Secretary PT Timah, Agung N Soeratno mengatakan untuk masalah dugaan penjarahan ini adalah murni ranah Ikatan Karyawan Timah (IKT). Disinggung mengenai langkah hukum yang akan diambil PT Timah atas penjarahan ini, Agung menyampaikan saat ini pihaknya hanya fokus terhadap perusahaan yang melakukan penjarahan di wilayah PT Timah.

"Ada langkah hukum tapi kita fokuskan kepada yanf menjarah di IUP kita, saat ini dan kedepan, untuk hal-hal sebelumnya kami belum bisa bicara banyak karena waktu dan kondisinya berbeda," ucap Agung ketika dihubungi Seruu.com, Selasa (9/10/12).

Sementara disinggung mengenai laporan PT Timah yang kabarnya sudah sampai di kepolisian, Agung mengamini dan menegaskan sudah ada beberapa pihak yang ketahuan menjarah dan sudah dilaporkan.

"Sekarang tinggal menunggu prosesnya, sepertinya memang dari Malaysia dilihat saja pengapalan dan kontraknya gimana. Kalau tujuannya Malaysia berarti betul," tambahnya.

Dikonfirmasi mengenai nama perusahaan tersebut Agung mengatakan perusahaan tersebut adalah perusahaan perorangan maupun lokal.

"Nanti saja ya saya konfirmasi kalau sudah saya tahu berkasnya dilanjutkan atau tidak ke pengadilan. Yang pasti kita berkomitment, baik internal perusahaan-pun akan kami tindak bila ada yang bermain," tandasnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU