Pagi Ini, Harga Minyak Dunia Kembali Jatuh

New York, Seruu.Com - Harga minyak dunia jatuh pada Jumat atau Sabtu pagi (20/10/2012), karena para pedagang mengkhawatirkan permintaan menyusul sejumlah laporan laba buruk dari perusahaan-perusahaan AS dan KTT krisis Uni Eropa yang mengecewakan.

Harga minyak juga terpukul oleh dolar yang lebih kuat, karena minyak mentah yang dihargakan dalam dolar cenderung mengekang permintaan dari para pembeli yang menggunakan mata uang lemah, lapor AFP.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman November, jatuh 2,05 dolar AS dari Kamis menjadi berakhir pada 90,05 dolar AS per barel.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember turun 2,28 dolar AS menjadi menetap pada 110,14 dolar AS di perdagangan London.

Kontrak berjangka New York memulai sesi perdagangan di wilayah positif, sedikit terangkat oleh kekhawatiran pasokan di tengah penutupan sementara TransCanada dari saluran pipa Keystone untuk sebuah "anomali."

Tetapi serentetan laporan laba lemah perusahaan AS membalikkan para pedagang menjadi lebih "bearish" tentang ekonomi, konsumen minyak terbesar dunia, kata Michael Lynch, presiden Strategic Energy & Economic Research.

"Salah satu hal besar adalah apakah permintaan akan meningkat," kata Lynch.

Tetapi laporan laba perusahaan menunjukkan bahwa kemungkinan hal-hal itu "tidak tampak besar untuk jangka pendek."

Investor juga tampak kecewa dengan kurangnya kemajuan pesat menuju serikat perbankan penuh pada pertemuan puncak dua hari Uni Eropa di Brussels yang berakhir Jumat.

Para pemimpin Uni Eropa sepakat pada batas waktu pengawasan bank tetapi detail tetap harus dikembangkan.

KTT tidak menyelesaikan masalah utang negara zona euro, dan "itu tidak jelas apakah badan ini akan menjadi sebuah sumber untuk asuransi deposito di seluruh zona euro, sesuatu yang Jerman secara tegas menentangnya," kata Virendra Singh di Moody`s Analytics.

"Investor tampaknya tidak terkesan dengan hasil KTT Uni Eropa," kata Tim Evans di Citi Futures.

John Kilduff dari Price Futures Group setuju KTT itu telah menekan harga minyak.

"Berbagai hal turun cukup cepat," katanya. "Tidak ada kemajuan di Spanyol, dan Yunani, yang benar-benar menentukan berbagai hal." [ant]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU