PLN Buka Kantor Pelayanan di Perbatasan Malaysia
Foto Ilustrasi

Jakarta, Seruu.com - Pada hari Sabtu  tanggal 27 Oktober 2012 lalu, bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-67 Direktur Operasi Indonesia Timur, Vickner Sinaga meresmikan beroperasinya kantor pelayanan PLN Krayan di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur yang terletak di perbatasan Negara RI – Malaysia (Serawak).
 

Dengan hadirnya PLN di perbatasan tersebut maka masyarakat akan mulai dilayani PLN yang bertekad menjadikan daerah perbatasan menjadi terang benderang. Saat ini PLN sudah melakukan perbaikan jaringan yang ada disana dan akan melakukan perluasan jaringan tegangan menengah dan tegangan rendah sehingga diharapkan akan dapat melayani seluruh masyarakat di kecamatan tersebut.

Pasokan listrik untuk sementara memanfaatkan pusat listrik tenaga mini hidro (PLTMH) yang sudah ada dengan daya 30 kilo watt (kW) dan pusat listrik tenaga diesel (PLTD) berkapasitas 250 kilo volt ampere (kVA). Pada kesempatan tersebut Vickner melaksanakan peletakan batu pertama pembanguna PLTMH Pa Ramayo dengan kapasitas 2x300 kW yang direncanakan selesai dalam satu tahun. PLN juga akan memanfaatkan potensi air untuk membangun PLTMH di Lembudud dan di Long Midang. Dengan selesainya ketiga PLTMH tersebut maka seluruh kebutuhan masyarakat di Kecamatan Krayan akan dapat dipenuhi dari pemanfaatan potensi energi air yang ada di Krayan.

Dalam sambutannya di depan masyarakat Krayan, Vickner menyampaikan bahwa PLTMH Pa Ramayo 4 diganti namanya menjadi PLTMH Beranda 1 yang berarti PLTMH pertama yang dibangun di beranda Nusantara yang berbatasan dengan Malaysia. PLTMH berikutnya yang akan dibangun di daerah perbatasan tersebut akan dinamai PLTMH Beranda 2,3, dst.

Dediselisasi

Ditempat yang sama, Vickner juga meresmikan dimulainya program dediselisasi Pulau Bunyu dengan beroperasinya pusat listrik tenaga mini gas (PLTMG) Bunyu yang mulai menerima gas dari Pertamina EP sejak 13 Oktober 2012.

Beroperasinya PLTMG Bunyu menjadikan pulau tersebut 100% disuplai oleh pembangkit dengan menggunakan BBG dan PLN tidak lagi membakar solar untuk melayani masyarakat di Pulau Bunyu, PLN mampu menghemat Rp30 juta setiap harinya dan PLN mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di sana karena kapasitas PLTMG yg dipasang sebesar 2 mega watt (MW) sementara beban puncak saat ini baru sekitar 1,2 MW.

Peluang masyarakat untuk mendapatkan listrik  dikecamatan Bunyu masih cukup besar karena masih ada cadangan daya sebesar 800 kW, sehingga perekonomian daerah tersebut sangat berpotensi untuk berkembang.

Vickner menyampaikan untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Nunukan, saat ini sedang dilaksanakan pembangunan PLTMG Sembakung 8 MW dan kabel laut yang menghubungkan Sembakung-Nunukan-Sebatik, diperkirakan proyek tersebut selesai pada akhir Desember 2012. Daya yang dihasilkan 100%  dialirkan ke Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik. [AIN]


 

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU