Kebocoran Pipa Pertamina Rugikan Negara 45 M Sebulan

Palembang, Seruu.com - Pencurian minyak mentah yang sering terjadi melalui pipa distribusi Pertamina di wilayah Kabupaten Musibanyuasin, Sumatera Selatan, akhir-akhir ini, merugikan negara sekitar Rp45 miliar per bulan.

"Akibat kasus pencurian minyak mentah dengan cara melubangi pipa Pertamina di jalur Tempino-Sei Gerong itu, tiap hari kehilangan minyak sekitar 11.000 hingga 12 ribu barel atau total kerugian sekitar Rp1,5 miliar per hari," kata Kepala Perwakilan Badan Pelaksana Migas (BP Migas) Sumbagsel Setia Budi di Palembang, Rabu (31/10/2012).

Pada acara pertemuan dengan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) itu, Setia Budi, menjelaskan bahwa kasus pencurian minyak mentah dengan cara melubangi pipa (ilegal tapping) pada jalur pipa Tempino- Sei Gerong sepanjang 265 kilometer setiap tahun meningkat.

Menurut dia, pada 2010 terjadi 122 pencurian minyak mentah, tahun 2011 sebanyak 410 kasus, dan pada 2012 per Oktober telah terjadi peningkatan signifikan mencapai 717 kasus.

Ia menjelaskan, dari banyak kasus pencurian minyak mentah itu sebagian besar kejadiannya di wilayah Kabupaten Musibanyuasin.

"Pihaknya terus melakukan berbagai upaya, berkoordinasi dengan dinas instansi terkait, termasuk membentuk tim penanggulangan dan pengamanan terpadu dari unsur Polri, TNI, Pertamina dan BP Migas," katanya.

Di samping itu, pihak perusahaan sekarang ini sedang membangun atau mengganti pipa minyak tua dengan yang baru sepanjang 265 km dari Tempino-Sei Gerong, Plaju.

Penggantian pipa minyak Pertamina ini diperkirakan akhir 2012 sudah selesai yang diharapkan tingkat pencurian minyak mentah bisa dicegah, karena dengan pipa baru itu aliran minyak dapat dimonitor termasuk bila ada aksi pencurian akan ketahuan, katanya.

Ia berharap melalui upaya tersebut kasus pencurian minyak mentah dapat diberantas, dan minimal semakin berkurang. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU