Jero Wacik : Saya Akan Amankan Permen 7!
Menteri ESDM, Jero Wacik (Aini/Seruu.com)
Ada asosiasi yang menuntut saya ke MA, namanya ANI. Nanti saya akan ketemu sama Asosiasi Nikel, juga Asosiasi Bauksit. Mari kita saling buka-buka hati - Jero Wacik

Jakarta, Seruu.com -Terkait putusan MA atas dicabutnya empat pasal dalam Permen ESDM no 7 tahun 2012, yang salah satunya pasal 21 tentang pelarangan ekspor ore dan kewajiban membangun smelter dalam negeri,  dan dikabulkan sebagian oleh MA yang diputus pertanggal 12 September 2012 oleh Asosiasi Nikel Indonesia (ANI) juga APKASI membuat Menteri ESDM Jero Wacik buka suara. Wacik menyampaikan pihaknya akan menemui ANI untuk berdiskusi langsung.

"Ada asosiasi yang menuntut saya ke MA,  namanya ANI. Nanti saya akan ketemu sama Asosiasi Nikel, juga Asosiasi Bauksit. Mari kita saling buka-buka hati," ucap Wacik di hotel Intercontinental, Jakarta kemarin (12/11/12).
 
Wacik menegaskan akan menjaga dan mengamankan Permen 7 dengan tidak membangkrutkan perusahaan. Karena Permen 7 berfungsi untuk menata kehidupan pertambangan Indonesia terutama mineral.

"Mumpung saya menjadi menteri ESDM. Saya tidak mau tutup mata, kita amankan Permen 7. Permen 7 tidak membangkrutkan perusahaan. Menata kehidupan pertambangan Indonesia, terutama mineral," kata Wacik.
 
Ia-pun menjelaskan pada wal Permen 7 terbit banyak kecurigaan muncul termasuk pengusaha batubara, yang turut khawatir akan dilarang ekspor batubara. Wacik mengaku kini tengah menyiapkan peraturan untuk batubara hingga keduanya bisa tumbuh bersama.

"Biar kita growing together, biar sama-sama, berapa pantasnya yang cocok. Royalti berapa,  yang pas-nya untuk negeri ini kok. Nanti yang berkurang adalah (tidak jadi bangkrut) keuntungannya, sementara. Lama-lama up juga," pungkas Jero Wacik.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU