Menteri ESDM Akan Buktikan SKSP Migas Bukan Cuma 'Ganti Baju'
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik dalam jumpa pers di City Plaza, Jakarta, Senin (19/11/2012) (Foto: Nurul Ainiyah/Seruu.com)
Saya akan lebih sering ngantor disini, saya punya 2 kantor sekarang, sebelum ngantor saya bertatap muka dulu dengan semua karyawan SKSP Migas. Sebelum ada Perpres, Menteri ESDM memang bertanggung jawab akan operasional BP Migas, tapi setelah bubar kini lebih definitif dalam mengemban tanggung jawab ini - Jero Wacik

Jakarta, Seruu.com - Dengan telah dibubarkannya BP Migas yang kini diserahkan kepada pemerintah, dan dipekerjakannya kembali seluruh mantan karyawan BP Migas yang kini berubah nama menjadi SKSP Migas dimana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik menjadi pemimpinnya yang berarti seluruh kinerja BP Migas kini bisa dilanjutkan.

Menjabatnya Wacik sebagai ketua berarti kini ia mempunyai dua tanggung jawab selain menjadi Menteri juga menjadi Ketua meskipun bersifat sementara, untuk melanjutkan kontrak-kontrak yang telah ada sebelumnya dengan BP Migas.

"Saya akan lebih sering ngantor disini, saya punya 2 kantor sekarang, sebelum ngantor saya bertatap muka dulu dengan semua karyawan SKSP Migas. Sebelum ada Perpres, Menteri ESDM memang bertanggung jawab akan operasional BP Migas, tapi setelah bubar kini lebih definitif  dalam mengemban tanggung jawab ini,"jelasnya, di City Plaza, Jakarta, Senin (19/11/2012).

Sebagai Ketua maka Wacik memutuskan mengeluarkan dua Kepmen untuk  menyelamatkan industri Migas, dan salah satunya tentang pengangkatan kembali karyawan BP Migas. Ia menyatakan sudah mulai aktif hari ini bekerja, sebagai langkah awal ia akan bertemu dengan 200 KKKS malam ini di Dharmawangsa untuk memberikan kepastian kepada para kontraktor blok tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik.

"Dengan menjadi SKSP Migas, ini tidak seperti yang dipikirkan oleh orang bahwa sebatas ganti baju saja dan akan sama saja, ini yang harus dijawab dengan kerja dan akan jadi orientasi kerja saya sejak hari ini," tutur Wacik.

Dari beberapa target kinerjanya dalam SKSP Migas ia mencanangkan tidak adanya pemborosan dalam kinerja SKSP Migas yang salah satu contohnya dengan menurunkan tipe mobil bagi karyawan, "yang tadinya pakai Camry turunlah kelas mobil semua pegawai, yang penting gaji sama," pungkasnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU