APEMINDO : UU Minerba Sebagai Dasar Untuk Percepatan Renegosiasi KK

Jakarta, Seruu.Com - Proses renegoisasi Kontrak Karya saat ini tengah gencar dilakukan oleh Pemerintah kepada para pemegang Kontrak Karya. Melihat hal tersebut Agus Suhartono, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (APEMINDO) menyatakan bahwa hal yang seharusnya menjadi pijakan bagi pemerintah adalah kembali kepada UU Minerba No.4 Tahun 2009.

“Jadi UU Minerba No.4 Tahun 2009 harus menjadi acuan dasar bagi renegosiasi yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementrian ESDM untuk mengatur seluruh kekayaan alam  yang dimiliki oleh negeri ini untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” ujarnya kepada seruu.com, Senin (19/11/2012).

Apemindo melihat bahwa selama ini sejumlah perlakuan beda diterima oleh para pemegang Kontrak Karya dari pemerintah.

“Memang benar bahwa kita harus mengacu pada hukum (Kontrak Karya), tapi seharusnya hukum juga bisa berlaku adil kepada semua, dalam hal ini para pengusaha tambang baik nasional maupun investor asing yang menjalankan kontrak karya di negeri ini,” tuturnya.

Sehingga lanjut Agus, amanah UU Minerba No. 4 Tahun 2009 yang selama ini menjadi pijakan bagi seluruh industri pertambangan nasional bisa dan belum juga terlaksana, bisa segera terwujud.

“Upaya renegoisasi yang dilakukan pemerintah pusat terhadap para pemegang Kontrak Karya itu sendiri sudah merupakan langkah maju yang patut di apresiasi, namun jangan sampai hal itu menjadi sebuah kesepakatan baru yang menyimpang dari apa yang diamanatkan oleh rakyat lewat UU. Sehingga ketika renegoisasi mencoba untuk mengambil rumusan maka semua kesepakatan harus mengacu kepada UU yang berlaku, ya itu UU Minerba No.4 Tahun 2009 sebagai pijakan kita bersama,” tegasnya.


Seperti diketahui sejauh ini pemerintah pusat mencoba merenegoisasikan sejumlah hal kepada para pemegang Kontrak Karya Pertambangan di Indonesia salah satu contohnya adalah upaya renegoisasi kepada PT. Freeport Indonesia, pemegang Kontrak Karya Pertambangan Emas terbesar di njegeri ini dan salah satu yang terbesar di dunia. (Mus)

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU