G-Resources Martabe Ambil Sample Air Limbah Demi Transparansi Publik
Tambang Emas Martabe (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - PT Agricourt Resources dianggap mencemari sungai Batang Toru sebagai sumber air masyarakat dengan pemasangan pipa langsung ke sungai Batang Toru. Bahkan pada 6 Oktober 2012 lalu beberapa masyarakat mengadukan insiden pemukulan yang dialami warga ketika terjadi bentrokan dengan polisi saat pemasangan pipa dilakukan. Belasan warga Batang Toru didampingi aktivis mahasiswa dari KMSU mendatangi Kantor Komanas HAM di Jalan Latuharhari, Menteng Jakarta Pusat. Selain ke Komnas HAM dan KontraS beberapa hari lalu, perwakilan warga Batang Toru itu juga rencananya akan mendatangi Mabes Polri, Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian ESDM  dan kalau diharapkan juga bisa bertemu Presiden SBY.

Demi membuktikan tidak adanya bahaya dari limbah yang dialirkan mealalui pipa tersebut, Kamis 22 November 2012 dilakukan pengambilan sampel air sisa proses Tambang Emas Martabe dari ujung pipa, juga peresmian penggunaan pipa yang menghubungkan ujung Instalasi Pemurnian Air dalam kawasan Tambang Emas Martabe dengan badan air Sungai Batangtoru di Saba Ronggang, Desa Telo, Batangtoru dilakukan pada pukul 15.00 WIB di hadapan masyarakat, jajaran pemerintah daerah dan manajemen Tambang Emas Martabe. Dan dilanjutkan dengan aksi meminum bersama air yang keluar dari ujung pipa tersebut.

Sesuai hasil keputusan rapat Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) Sumatera Utara, 14 November 2012, sampel air yang diambil ini akan dibawa untuk diperiksa di tiga laboratorium independen, yakni PT Intertek Utama Services berlokasi di Jakarta Timur, PT ALS (Analytical Laboratory Service) Indonesia di Bogor, dan Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan (Sarpedal) – laboratorium yang berada di bawah pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup di Puspiptek Serpong. Hasil uji laboratorium diharapkan akan keluar dalam jangka waktu 14 hari kerja.

Dalam sambutannya, Plt. Gubernur Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho yang turut hadir dalam acara tersebut berharap agar G-Resources Martabe  selalu melibatkan para pemangku kepentingan, "Saya berharap perusahaan juga mengedepankan komunikasi dengan mengakomodasi nilai-nilai serta kearifan lokal karena pada dasarnya masyarakat sebagai pemangku kepentingan utama mau menerima keberadaan tambang dengan tangan terbuka,” tutur Gatot.

Menanggapi statement Gatot, Presiden Direktur G-Resources Tambang Emas Martabe Peter Albert mengungkapkan pihaknya akan menghargai kesempatan dan dukungan yang diberikan semua pemangku kepentingan.

"Masyarakat, pemerintah, para mitra pengembangan, serta media massa kepada Perusahaan untuk terus beroperasi serta melanjutkan upaya pembangunan sosial, ekonomi dan tata-kelola lingkungan berkelanjutan dalam kemitraan dengan semua pihak," ucap Peter.

Penuntasan pipa dan pengaliran air ini adalah salah satu upaya berkelanjutan Tambang Emas Martabe untuk mengkomunikasikan, meyakinkan dan membuktikan kepada berbagai pihak bahwa air yang dialirkan ke Sungai Batangtoru telah memenuhi standar baku mutu dalam KepMen Lingkungan Hidup No 202/2004 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Usaha dan atau Kegiatan Pertambangan Bijih Emas.

“Sebelum dialirkan, air diproses dan dibersihkan terlebih dahulu dalam Instalasi Pemurnian Air (Water Polishing Plant) berkapasitas 3.000 m3/jam yang kadar parameter baku mutunya diukur setiap hari, guna memastikan air itu aman bagi biota, tidak merusak lingkungan maupun menurunkan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan,” tegasnya.

Beberapa perwakilan masyarakat lingkar tambang didampingi pejabat Pemerintah Propinsi dan Kabupaten maupun instansi yang tergabung dalam FKPD Sumatera Utara serta media massa akan turut serta memantau perjalanan botol air sampel hingga diserahkan ke laboratorium penguji.

“Ini merupakan salah satu perwujudan transparansi kinerja Tambang Emas Martabe kepada publik. Perusahaan mengapresiasi keikutsertaan para pemangku kepentingan untuk memantau rangkaian proses pengujian sampel ini. Kami berharap para perwakilan ini dapat menyampaikan informasi yang benar kepada pihak-pihak lain di sekitarnya, sehingga tercipta kerjasama harmonis yang mendorong Tambang Emas Martabe terus menjalankan perannya, sebagai bagian dari strategi pemerintah MPE3I demi pembangunan negeri ini,” pungkas Peter. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU