BPH Migas Pastikan Program Sehari Tanpa BBM Bersubsidi Tidak Ekstrem
Fahmi H Matori (foto : Yudhy/seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Wakil Ketua Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fahmi H Matori mengatakan langkah pembatalan kampanye Gerakan Nasional Hari Tanpa Bahan Bakar Minyak Bersubsidi oleh Menteri ESDM, Jero Wacik untuk meredam gejolak masyarakat.

"Saya kira ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan Pak Menteri. Saat ini sedang ada kepanikan di masyarakat, dengan adanya langkah pengendalian BBM bersubsidi yang kita lakukan, mengingat stok BBM Nasional kurang, sampai dengan akhir tahun, dikhawatirkan kampanye ini makin membuat masyarakat semakin panik." Kata Fahmi saat di hubungi Seruu.com, Selasa (27/11/2012).

Padahal, lanjutnya, gerakan ini lebih pada gerakan moral, mengajak masyarakat kelas menengah atas untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi di setiap hari minggu. Karena hari minggu bukan hari kerja, berhematlah intinya.

"Tidak se-ekstrem yang beredar di sms, seperti SPBU akan digembok, tidak seperti itu. Tentu kita juga punya komitmen itu angkot atau pickup sayur, atau kendaraan umum lainnya untuk pakai premium harus tetap jalan." Imbuhnya.

"Saya juga baru pulang dari Surabaya, Rakor dengan seluruh pengusaha SPBU se JaTim, Madura, Bali dan Nusa Tenggara saya utarakan hal seperti diatas tadi. Kemarin dari Purwokerto, dengan pengusaha SPBU Jateng dan DIY. Kita sedang membahas bagaimana teknisnya dan mendengarkan persoalan-persoalan di daerah, karena Hiswana Migas yang berada terdepan dalam melayani masyarakat." Jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui BPH Migas memprakarsai Gerakan Nasional Hari Tanpa Bahan Bakar Minyak Bersubsidi yang akan dilaksanakan pada Minggu (02/12/2012) serentak dibeberapa kota besar di Indonesia.

BPH Migas melihat dengan adanya kampanye ini, dapat meminimalisir penyelewengan BBM Bersubsidi. Pasalnya, dalam kurun waktu 6 bulan terakhir, BPH Migas menemukan banyak kasus dalam penyaluran BBM Bersubsidi.

Namun beberapa saat yang lalu, Menteri ESDM, Jero Wacik membatalkan rencana sehari tanpa BBM subsidi yang akan diselenggarakan 2 Desember mendatang karena dinilai rencana itu terlalu ribet dan hasilnya tidak signifikan.
"Enggak (hari bebas BBM subsidi), setelah dihitung, kalau sehari, engak banyak juga yang dihemat. Ribetnya keras, hasilnya sedikit," ujar Jero ditemui di Istana. (Cesare)

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU