Ini Dia yang Perlu Dibenahi Untuk Dapatkan Sertifikat C n C
Dirjen Minerba Thamrin Sihite (Foto: Aini/Seruu.com)
Itulah pentingnya sertifikat C n C, sebagai contoh kenapa ada ekspor statistik menyebutkan di Kemendag yang menjadi tindak lanjut kita dari DPR, katakan itu 30 juta ton. Yang mana masuk di Depdag, coba di Cina berapa? ada yang nggak bener itu makanya kita harus control. Bayangkan walau ada BK 20% tapi banyak juga yang mau ekspor, kalau diekspor semua kapan add value bisa di Indonesia, kita ngerti pengusaha itu merasa dihambat tapi banyaknya yang masih mau ekspor berarti keuntungan mereka juga nggak sedikit - Thamrin Sihite

Jakarta, Seruu.com – Pada 16 Oktober 2012 kemarin telah dipaparkan Pengumuman C&C Tahap Ke VII dan pembatalan status Clear and Clean, dan terlampir IUP yang memenuhi ketentuan pada Undang-Undang 4 Tahun 2009 dan PP Nomor 23 Tahun 2010 dengan dua kriteria utama yaitu wilayah IUP tidak tumpang tindih dan dokumen SK IUP sesuai ketentuan yang berlaku.
 

Sedangkan bagi IUP yang telah diumumkan Clear and Clean wajib mengajukan permohonan sertifikat Clear and Clean dengan melengkapi persyaratan sesuai tahap kegiatan, diantaranya Tahapan Eksplorasi dengan cara menyampaikan bukti setor iuran tetap sampai dengan tahun terakhir dan laporan eksplorasi. Yang kedua Tahapan Operasi Produksi melalui penyampaikan persetujuan UKL, UPL/AMDAL, beserta dokumennya, menyampaikan laporan eksplorasi lengkap dan studi kelayakan juga menyampaikan bukti setor pembayaran iuran tetap dan iuran produksi (royalti) sampai dengan tahun terakhir.

Dirjen Minerba Thamrin Sihite menjelaskan, untuk wilayah IUP yang tumpanhg tindih (overlap) tidak akan menjadi masalah bila sesuai dengan kriteria. Dari 3 jenis overlapping ada overlapping dengan komoditi yang sama, beda komoditi dan overlapping kewenangan Bupati VS Gubernur harus dilakukan pembenahan sesuai petunjuk UU Minerba No 4 tahun 2009, “Ini kan ada kepastian hukum, di 1 lokasi saling tumpang tindih nggak bisa gerak dan nggak bisa nambang itu yang kita benahi, hanya berikan petunjuk sesuai UU meskipun ijin bukan dari kita,” tutur Thamrin kepada Seruu.com, Rabu (28/11/2012) kemarin.

Thamrin menambahkan bagi IUP yang belum diumumkan, berarti Ditjen Minerba masih melakukan verifikasi kelengkapan dokumen dari pemberi izin dan akan dilakukan pengumuman secara bertahap bagi IUP yang sudah memenuhi syarat.

Sedangkan Pengumuman C n C tahap ke- VII ini sudah  berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila terdapat kekeliruan dalam pengumuman ini, akan dilakukan perbaikan dan ralat pengumuman sesuai peraturan perundang-undangan. Sertifikat C n C sendiri belum dapat diterbitkan apabila ada pihak yang keberatan atas pengumuman C n C yang dapat dibuktikan kebenarannya.

“Itulah pentingnya sertifikat C n C, sebagai contoh kenapa ada ekspor statistik menyebutkan di Kemendag yang menjadi tindak lanjut kita dari DPR, katakan itu 30 juta ton. Yang mana masuk di Depdag, coba di Cina berapa? ada yang nggak bener itu makanya kita harus control. Bayangkan walau ada BK 20% tapi banyak juga yang mau ekspor, kalau diekspor semua kapan add value bisa di Indonesia, kita ngerti pengusaha itu merasa dihambat tapi banyaknya yang masih mau ekspor berarti keuntungan mereka juga nggak sedikit,” tandasnya.[Ain

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU