Wakil Ketua Komite BPH Migas Himbau Hiswana Migas Untuk Tenang
Wakil Ketua Komite Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi (BPH Migas), Fahmi H Matori (Foto: Cesare/ Seruu.Com)

Jakarta, Seruu.com - Wakil Ketua Komite Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi (BPH Migas), Fahmi H Matori menghimbau para pengusaha SPBU untuk tetap tenang dan tetap bekerja seperti biasa.

Pasalnya, dijelaskan oleh Fahmi bahwa pernyataan yang dilontarkan oleh Direktur BBM BPH Migas, Djoko Siswanto hanyalah sebatas diskusi saja.

"Diminta Pengusaha SPBU yang tergabung dalam Hiswana Migas untuk tenang dan bekerja seperti biasa, wacana yang dilontarkan oleh Djoko, Dir BPH Migas hanyalah sebatas diskusi." Kata Fahmi saat dihubungi Seruu.com, Rabu (05/12/2012).

Fahmi mengatakan saat ini BPH Migas bersama Pertamina sedang mengupayakan untuk melakukan perbaikan sistem pendistribusian BBM Bersubsidi yang lebih baik, sesuai dengan hasil rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Senin (03/12/2012) lalu.

"Jadi tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh para pengusaha SPBU. Kalau belum sepenuhnya memenuhi perintah Perpres memang iya, tapi upaya perbaikan sedang kita lakukan." Tegasnya.

Saat ini, lanjut Fahmi, sistem komputerisasi untuk seluruh SPBU di seluruh Indonesia sedang ditata. Komputerisasi sudah diujicobakan di Kalimantan untuk sekitar 100 SPBU.

Dan pada tahun 2013, Fahmi menyatakan, semua SPBU sudah dipastikan online dan dapat diakses realtime, serta nantinya ada control room di BPH MIGAS. Lalu setelah adanya sistem online, seluruh custody transfer (titik serah) akan ada di nozle SPBU.

"Komputerisasi 5000 SPBU akan memakan waktu dan biaya, oleh karenanya, sambil menunggu proses itu semua pengusaha Hiswana Migas diminta tetap tenang dan bekerja seperti biasa." Tandas Fahmi.

Untuk diketahui, Direktur BBM BPH Migas, Djoko Siswanto menuding Pertamina telah melakukan pelanggaran Keppres Nomor 15 Tahun 2012 karena menjual BBM subsidi ke pengusaha SBPU Rp 4.300 per liter.

Sementara, Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi menilai tudingan Direktur BBM BPH Migas tersebut hanya membuat kegaduhan saja dan bukan mencari solusi. (Cesare)

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU