Wah, Misskoordinasi Juga Terjadi Antara Ketua ANI & Kuasa Hukum ANI
Hosper Sibarani (Dok. Seruu.com)
Wah saya nggak tahu nih, saya nggak tahu itu kalau ada keinginan menahan salinan itu, saya nggak tahu berita menahan putusan keluar. ANI meminta saya sebagai kuasa hukum untuk konfirmasi tentang salinan amar itu. Kalau saya justru gimana agar salinan amar cepet dikirim, nggak mungkin pengacara itu memperlambat, agar prestasi pekerjaan cepat selesai - Hosper Sibarani

Jakarta, Seruu.com - Miskoordinasi ternyata tidak hanya terjadi di lingkup KESDM sebagai tergugat akan uji materi Permen ESDM no 7 tahun 2012 yang diajukan oleh ANI juga APKASI. Situasi serupa tampak dalam ANI sebagai penggugat yang mengajukan uji materiil atas Permen 7 tahun 2012 dan nyatanya hanya dikabulkan 1 pasal oleh MA RI, yaitu pasal 21 tentang pelarangan ekspor.

Ketidakselarasan ini tampak dari statement Hosper Sibarani kuasa hukum ANI yang justru tidak pernah tahu ada pengakuan dari Shelby Ihsan bahwa pihaknya telah meminta MA untuk menahan salinan amar putusan untuk meredam kekacauan di daerah.

" Wah saya nggak tahu nih, saya nggak tahu itu kalau ada keinginan menahan salinan itu, saya nggak tahu berita menahan putusan keluar. ANI meminta saya sebagai kuasa hukum untuk konfirmasi tentang salinan amar itu. Kalau saya justru gimana agar salinan amar cepet dikirim, nggak mungkin pengacara itu memperlambat, agar prestasi pekerjaan cepat selesai,"tegas Hosper kepada Seruu.com siang tadi, Senin (17/12/12).

Hosper mngatakan, sebagai pengacara ia kini berusaha bagaimana cara tercepat agar salinan tersebut cepat keluar dan diterima oleh semua pihak berperkara. Mengingat ada prosedural dari MA berapa lama mereka akan mendistribusikan salinan tersebut.

"Tapi benarnya harus saya cek ini nanti, bagaimana kondisinya. Yang pasti saya sebagai pengacara akan berupaya agar putusan itu diterima para pihak, itu kewajiban kita, saya justru berharap putusan itu segera dikirimkan. Kalau memang sudah dikirimkan MA berarti saya pegang donk, karena saya sebagai pihak penggugat dari ANI tapi sampai sekarang belum ada," jelasnya.

Ridwan Mansyur, Humas MA RI-pun mengaku belum tahu-menahu perihal dipublishsnya salinan tersebut. Dan dia meminta agar Seruu.com mencari informasi langsung dan dicek dalam sistem MA belum atau sudah didistribusikannya salin amar kepada pihak berperkara.

"Coba ke informasi dan cek di sistem, misal sudah keluar biasanya ada pemberitahuan putusannya pada pihak. Makanya cek masih masa minutasi atau sudah selesai kalau kami humas hanya bisa sampaikan, itu sudah ada di sistim kan. Namanya surat silahkan saja tapi nanti dikabulkan atau tidak," pungkasnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU