Wah, Pesta Hari Jadi Pertamina ke-55 Telan Dana US$ 10 juta?
David Foster (berjas Hitam) dan Anggun C Sasmi (mengenakan gaun hijau) tampil di pesta mewah perayaan hari jadi Pertamina ke 55 tadi malam, Senin (17/12/12) di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta (Foto: Seruu.com)
Memang dapat kok tapi Pak Menteri, saya nggak dapat terus terang. Kami nggak tahu dananya sekian-sekian, Pertamina ini kan BP Persero berarti kalau masalah korporasi bukan masalah kementrian kita, kecuali menyangkut regulasi dan kebijakan di sektor. Kalau masuk pendanaan itu tentu itu KBUMN lebih tepat kan itu persetujuan dananya pasti - Susyanto, Kabiro Hukum KESDM

Jakarta, Seruu.com – Ramai diperbincangkan pagelaran pesta mewah dalam rangka HUT PT Pertamina (Persero)  ke-55 yang digelar Senin malam kemarin (17/12/2012) di Ritz Carlton Pacific Place yang diisi oleh sejumlah penyanyi internasional, juga fashion show dengan gala diner. Kini merebak isu konon perayaan hari jadi itu menelan dana hingga US$ 10 juta. Bahkan salah seorang tamu yang hadir dalam acara tersebut mengaku tidak melihat sama sekali jajaran tamu dari Kementrian BUMN maupun ESDM, melainkan hanya Direksi Pertamina yang tampak begitu menikmati tiap rangkaian acara.

Dikonfirmasi kepada Susyanto Kabiro Hukum KESDM memang Menteri ESDM Jero Wacik mendapat undangan dari Pertamina, namun ia tidak mendapat undangan serupa. Pihaknya menolak ketika Seruu.com mengkonfirmasi besarnya dana yang dikeluarkan yang diduga mencapai US$ 10 juta, dan menjelaskan ini adalah ranah Kementrian BUMN mengingat Pertamina sebagai perusahaan BUMN.

“Memang dapat kok tapi Pak Menteri, saya nggak dapat terus terang. Kami nggak tahu dananya sekian-sekian, Pertamina ini kan BP Persero berarti kalau masalah korporasi bukan masalah kementrian kita, kecuali menyangkut regulasi dan kebijakan di sektor. Kalau masuk pendanaan itu tentu itu KBUMN lebih tepat kan itu persetujuan dananya pasti,” tuturnya ketika dihubungi Seruu.com, Jumat (21/12/12).

Statement berbeda disampaikan Vice President Gas Rescources and Subsidiary Management Pertamina Jarwo Sanyoto, ia menuturkan bahwa kementrian BUMN maupun ESDM bahkan Istana-pun mendapat undangan namun dirinya tidak bisa memastikan karena tidak bisa menghadiri hajatan di Ritz Carlton yang ia akui sangat mewah.

“Saya kebetulan nggak hadir, undangan diundang semua diundang. Yang diundang orang Kementrian, kan itu gedhe di Ritz Carlton malah istana diundang, tapi saya nggak datang ngurusin gas, padahal bagus tuh”, kata Jarwo.

Sebelumnya Anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi PDIP Dewi Aryani meminta media mengusut dugaan menghambur-hamburkan uang negara yang dilakukan,namun Dewi meyayangkan di saat banyaknya himbauan penghematan di berbai sektor, Pertamina sebagai BUMN justru tidak memberikan contoh yang baik agar bisa menjadi panutan di masyarakat.

"Namanya korporasi harusnya untung, logikanya begitu. Tapi kalau di DPR  laporanya rugi, tapi ternyata pesta-pesta  ya tidak pas ya. Sekarang jamannya harus penghematan dalam segala bidang. Mestinya BUM menjadi contoh dan terdepan menjadi panutan masyarakat. Usut saja kebenaran pestanya dan anggarannya dari mana. Arogansi Pertamina hanya akan menghancurkan kinerja dan citra Pertamina sendiri," tegas Dewi. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU