KATADATA: Pemerintah Harus Naikkan Harga BBM Jika Tak Ingin Over Kuota
Foto Ilustrasi
Presiden Iran Ahmadinejad saja, yang banyak dielu-elukan oleh banyak kalangan di negeri ini, tahun lalu terpaksa berkali-kali menaikkan harga minyak di dalam negeri. Karena dengan cara itu, konsumsi BBM di negeri itu bisa diturunkan hingga 25% - Metta Dharmasaputra

Jakarta, Seruu.com - Dalam APBN 2012 subsidi energi sebesar Rp 168,5 triliun yang terdiri atas subsidi BBM Rp 123,5 triliun dan subsidi listrik sebesar Rp 45 triliun. Namun dalam APBNP 2012 subsidi energi melonjak Rp 225 triliun, sedangkan subsidi BBM sebesar Rp 137,37 triliun dan Rp 65 triliun diperuntukkan bagi subsidi listrik (cadangan fiskal Rp 23 triliun).

Subsidi energi sendiri dipaparkan anggota Komisi VII Satya W Yudha dari Fraksi Golkar pada APBN tahun 2013 diperkirakan akan melonjak lagi menjadi Rp 274, 7 triliun dengan pembagian subsidi BBM Rp 193,8 triliun, dan listrik hingga Rp 80,9.

Excecutive Director KATADATA, Metta Dharmasaputra memperkirakan jika melihat  trend 2012 yang diwarnai terjadinya kenaikan kuota BBM bersubsidi dari semula 40 juta KL(APBN 2012) menjadi 44 juta KL(APBNP 2012), maka besar kemungkinan kuota pada 2013 bisa mencapai 48 juta KL, yang berarti di atas asumsi APBN 2013 sebesar 46 juta KL.

"Permintaan tambahan kuota akan terus terjadi jika disparitas harga minyak di pasar dunia dan BBM bersubsidi sangat lebar seperti sekarang ini. Tanpa adanya kenaikan harga BBM, kebijakan apa pun yang dilakukan tidak akan efektif, karena akan sulit pengawasannya," jelasnya kepada Seruu.com, Senin (24/12/2012).

Pengalaman selama ini menurutnya telah  menunjukkan secara jelas bahwa upaya untuk menekan konsumsi BBM melalui imbauan dan pembatasan pemakaian BBM bersubsidi untuk mobil dinas tidak akan efektif. Oleh karenanya pemerintah dan DPR harus sepakat untuk menaikkan harga minyak atau memangkas subsidi BBM secara bertahap.

"Presiden Iran Ahmadinejad saja, yang banyak dielu-elukan oleh banyak kalangan di negeri ini, tahun lalu terpaksa berkali-kali menaikkan harga minyak di dalam negeri. Karena dengan cara itu, konsumsi BBM di negeri itu bisa diturunkan hingga 25%," kata Metta. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU