Jero Wacik: Kooperatiflah Perusahaan Minyak Asing Ini Sama Negara!
Menteri ESDM Jero Wacik (Berkemeja abu - abu/Foto: Seruu.com)
Semua perusahaan asing (TV mana TV), yang beroperasi di Indonesia setiap tahun memberikan daftar pegawainya dan setiap saat ada evaluasi, kalau setiap tahun habis masa berlakunya silahkan mengajukan perpanjangan. Pas mengajukan perpanjangan itulah dilakukan evaluasi oleh kepala divisi SDM. 3 lantai di bawah saya, kan ada Kepala SK Migas, Waka, Deputi, dan Divisi, disitulah evaluasi. Kooperatiflah sama negeri ini. Nggak ada urusan politik - Jero Wacik

Jakarta, Seruu.com - Sependapat dengan pernyataan Kepala Divisi Humas, Sekuriti dan Formalitas Satuan Kerja Pelaksana Sementara Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKMIGAS) Hadi Prasetyo kepada wartawan kemarin malam, Senin (7/1/2013) tidak pernah melakukan pemecatan terhadap Presiden dan General Manager ExxonMobil Indonesia. Menteri ESDM sekaligus Kepala SK Migas Jero Wacik menegaskan dirinya selaku Kepala SK Migas tidak pernah melakukan pemecatan terhadap Presiden ExxonMobil.
 

"Siapa yang mecat, saya tidak mecat. Ini pasti politik yang ngangkat, jadi yang ada adalah setiap tahun perusahaan minyak asing ajukan pegawai baru. Nanti habis masa kerjanya, kalau habis ada divisi di SK Migas yang punya kewenangan evaluasi kalau kooperatif diperpanjang dan kalau nggak ya nggak diperpanjang," kata Wacik kepada wartawan di kantor SK Migas, Jakarta, Selasa (8/1/13).

Wacik mengungkapkan bukan hanya Presiden ExxonMobil saja yang tidak diperpanjang, banyak yang lain dan mendapat perlakuan sama saat dinilai tidak kooperatif. Wacik yang setengah panik sambil memanggil media TV meminta agar perusahaan asing kooperatif terhadap negeri, karena ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan politik 2014 nanti.

"Semua perusahaan asing (TV mana TV), yang beroperasi di Indonesia setiap tahun memberikan daftar pegawainya dan setiap saat ada evaluasi, kalau setiap tahun habis masa berlakunya silahkan mengajukan perpanjangan. Pas mengajukan perpanjangan itulah dilakukan evaluasi oleh kepala divisi SDM. 3 lantai di bawah saya, kan ada Kepala SK Migas, Waka, Deputi, dan Divisi, disitulah evaluasi. Kooperatiflah sama negeri ini. Nggak ada urusan politik," papar Wacik.

Ia menambahkan, semua perusahaan minyak asing setiap tahun pasti mengajukan perpanjangan kontrak dan sudah banyak yang ditolak,  "Kalau selama di Indonesia kurang kooperatif kan di bawah dirasakan.  Misalkan dipanggil susah, diapakan susah, jadi tidak kooperatif, bukan dipecat nggak  ada kewenangan saya," tambahnya.

Lebih lanjut Wacik menegaskan, alasan  tidak koperatif memiliki banyak arti banyak  misalnya saat diminta menambah Corporate social responsibility (CSR)  tidak bersedia.

"Ini untuk semua, yang aneh kok kayaknya mereka dibelain, jadi yang pro asing itu siapa? Pokoknya ini untuk semua, nanti kalau diarbitrase silahkan kan kita emang udah punya sistem dan sudah sering, kok ini dibesar-besarkan," tandasnya. [AIN]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU