Bambang Sujagad: Pengusaha Sudah Bisa Ekspor Tanpa Urus C&C !
Bambang Sujagad (Dok.Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Dengan dikirimkannya  salinan amar putusan dari MA RI dengan Nomor 39/P.PTS/XII/2012/09 P/HUM/2012 yang diterbitkan pada 26 Desember 2012 dari MA RI.  Dalam salinan amar tersebut tertulis jelas tembusan bagi pihak berperkara yaitu ANI dan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral RI.  Sontak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengedarkan salinan amar putusan tersebut dan menyatakan eksportir sudah bisa melakukan eksekusi.

“Kita sudah bicara secara nasional, sama-sama koordinasi. Daerah juga sudah dihimbau,” kata Bambang Sujagad, wakil ketua umum Kadin bidang perdagangan, distribusi dan logistik di kantor Kadin sore ini, Kamis (9/1/2013).
 
Meskipun bukan merupakan pihak yang berperkara,  Kadin selama ini yang menjadi wadah asosiasi pengusaha salah satunya ANI dengan gamblang menuturkan bahwa kegiatan ekspor sudah bisa berjalan. Karena Kadin sudah mengedarkan salinan amar putusan ke berbagai lembaga negara, termasuk Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan. Dengan begitu, maka sudah tidak ada masalah kegiatan ekspor di lapangan.

"Kalau di jalan, petugas bea cukai, surveyor ngotot nanti ketemu di pengadilan. Kadin melihat secara hukum, tidak ada lagi alasan untuk menahan ekspor," tambahnya.

Terkait perdagangan di daerah, menurut Bambang sudah bisa ditangani oleh kantor-kantor Dinas Perdagangan di tingkat provinsi/kabupaten/kota. Kecuali menyangkut permasalahan di lapangan, misalkan lahan tambang berada di dua kabupaten. Sehingga gubernur sebagai kepala daerah bisa turun tangan.

"Kadin melihat tingkat kepatuhan terhadap Putusan MA harus diikuti oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba). Karena putusan MA tidak ada lagi banding ke tingkat yang lebih tinggi," tuturnya.
 
Tidak hanya itu, Bambang menyebut dengan putusan MA ini secara otomatis meniadakan persyaratan C & C (clear and clean) bagi IUP (izin usaha pertambangan). Bahkan selain menanggapi putusan sebagai hal efektif dan positif yang mampu memuluskan ekspor, tanpa harus lagi berkutat dengan pengurusan CNC.

“Tetapi saya tidak tahu, berapa IUP yang sudah diajukan ke ESDM. Tapi yang pasti, kami hanya mau melindungi dunia usaha,” pungkasnya. [AIN]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU