Pertamina : Penghitungan Harga LPG 12kg & 20kg Sudah Transparan
VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir (Foto: Ain/Seruu.com)
Ini sangat transparan, harga LPG di pasaran internasional berapa juga bisa dilihat, jadi tidak ada lagi wacana-wacana seperti tidak transparan itu nggak ada sama sekali. Dan itu juga diketahui internasional, apalagi ini bukan barang yang menyangkut subsidi Pemerintah - Ali Mundakir

Jakarta, Seruu.com - PT Pertamina (Persero) mengaku telah melakukan transparansi penghitungan terhadap penjualan LPG tabung 12 kg dan 20 kg yang hingga kini belum mendapat persetujuan untuk kenaikan harga dari Pemerintah juga DPR RI meski kerugian telah mencapai Rp 4,7 triliun pada akhir tahun 2012.
 

Seperti diungkapkan Vice President Corporate and Communication Pertamnina Ali Mundakir kepada Seruu.com hari ini, Senin (14/1/13). Mengingat LPG 12 kg dan 20 kg bukanlah barang yang disubsidi Pemerintah, harga maupun penjualan LPG kapasitas ini jelas transparan bukan hanya di kelas nasional tapi juga internasional.

"Ini sangat transparan, harga LPG di pasaran internasional berapa juga bisa dilihat, jadi tidak ada lagi wacana-wacana seperti tidak transparan itu nggak ada sama sekali. Dan itu juga diketahui internasional, apalagi ini bukan barang yang menyangkut subsidi Pemerintah," kata Ali kepada Seruu.com, di Jakarta, Senin (14/1/13).

Terkait permasalahan yang diungkapkan Satya W Yudha anggota Komisi VII DPR RI tentang distribusi LPG 3 kg yang harus dibenahi terlebih dahulu sebelum menaikkan LPG 12kg dan 20kg, juga berbagai faktor penyebab penyimpangan mengingat LPG 3 kg adalah bentuk subsidi terbuka. Ali menjelaskan, dalam sistim menjual dan lainnya adalah wewenang dari  Pemerintah dimana Pertamina hanya bertugas sebagai penyalur.

"Kita kan bertugas menyalurkan saja, kalaupun kita menyalurkan sampai agen dan lainnya itu kita kontrol. Kalau pengoplosan, dan tindak kecurangan itu kan di luar jalur resmi, memang kita harapkan pihak keamanan makin mengintensifkan razia-razia dan masyarakat menginfokan kalau ada tempat-tempat yang diduga menjadi pusat melakukan kecurangan, agar segera dilaporkan saja," paparnya.

Untuk diketahui, harga keekonomian LPG saat ini jika berdasarkan harga CP Aramco sekitar Rp12 ribu/kg, sementara Pertamina dengan terpaksa menjual LPG 12 kg sebesar Rp5.600/kg ke agen, kemudian harga jual ke masyarakat sekitar Rp6.250/kilogram. Dengan begitu Pertamina terpaksa memonopoli bisnis LPG 12 kg.[Ain]
 

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU