SKK Migas: Lapangan Lain Juga Alami Penurunan Produksi!
Foto Ilustrasi

Jakarta, Seruu.com – Cuaca buruk, angin kencang juga tingginya ombak tidak hanya menyebabkan gangguan pada kegiatan produksi di lapangan PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) dimana penurunan produksi (lost product) hingga 2.300 barel per hari. Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas SKSP Migas, Hadi Prasetyo mengungkapkan, cuaca juga ombak tinggi dan angin kencang membuat electric power di lapangan ini putus.

Bahkan satu crew boat dinyatakan tenggelam, meski 4 awaknya bisa diselamatkan. Ia menceritakan saat itu juga kapal pendukung operasi, seperti kapal akomodasi, kapal material pemboran, semua sudah diamankan dan ditarik ke Gresik.

“Hari ini kecepatan angin sudah turun ke level 12 knot dan kegiatan operasi sudah kembali dilaksanakan. Pemboran sudah kembali dilanjutkan,” kata Hadi ketika dihubungi Selasa, (15/1/2013).

Hadi juga memberikan paparan bahwasannya kondisi serupa juga dialami lapangan lain, yaitu Sele Raya yang kehilangan 1100 barel per hari akibat curah hujan tinggi sehingga jalan berlumpur. Curah hujan tinggi juga membuat muka air sungai meningkat sehingga kapal pembawa minyak tidak bisa lewat di kolong jembatan.

“PHE ONWJ juga kehilangan 800 barel per hari, akibat cuaca buruk di laut Jawa. Medco Sout Central Sumatra kehilangan produksi 700 barel per hari, sehingga operasional sumur terhenti," tandasnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU