Demi Tingkatkan Lifting, SKK Migas Akan Rambah Wilayah Timur
Rudi Rubiandini (Foto: Ain/ Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Berdasarkan catatan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), total lifting migas Indonesia hingga akhir tahun lalu mencapai 840 ribu barel per hari. Dan pada tahun 2013 ini SKK Migas menargetkan lifting minyak meningkat hanya 60 barel per hari mencapai 900 ribu barel per hari. Dan baru pada tahun 2015 mendatang, lifting minyak diperkirakan baru bisa mencapai 1 juta barel per hari.

Diakui Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, menambah lifting minyak bukanlah perkara yang gampang. Dengan produksi saat ini 95 persen dari bagian barat Indonesia, yaitu pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera dan hanya 5 persen dari arah timur indonesia. Maka dari itu, Rudi berharap eksplorasi berikutnya meluas ke wilayah timur.


“Tapi timur itu frontir daerah susah, lautnya dalam biayanya mahal maka tentunya ini memerlukan insentif tersendiri”, kata Rudi kepada wartawan di kantor KESDM kemarin sore, Rabu (16/1/2013).

Maka dari itu, kini Pemerintah sudah mengeluarkan insentif untuk laut yang dalam, pemerintah sudah mengeluarkan insentif untuk laut tertentu di daerah yang frontir, sehingga diharapkan 5-10 tahun yang akan datang bisa dinikmati generasi selanjutnya.


“Memang kegiatan eksplorasi untuk memenuhi kegiatan hari ini, tapi untuk memenuhi cadangan kita di masa yang akan datang”,tambah Rudi.

Meski optimis dengan eksplorasi ke wilayah timur, ia tidak menampik bahwa eksplorasi sangatlah  beresiko. Dengan dilakukan langkah demi langkah dan pertimbangan, eksplorasi dijelaskannya untuk  1,2,3 sumur pengembangan bisa mencari dari 50 bahkan bisa 500 sumur.


“Contoh sekarang di Duri, kira-kira ada 3000 sumur tapi sumur eksplorasinya cuma puluhan, jadi pantaslah kalau dilihat dari amount-nya, biaya eksplorasi tidak sebesar  biaya development”, jelasnya.

Kesimpulannya, menurut mantan Wamen ESDM ini, sisi lain hasil ekplorasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya atau banyaknya sumur, tapi yang paling penting lagi Tuhan-lah yang menyiapkan untuk bangsa Indonesia.


“Karena hanya dengan ngebor sumur di Saudi Arabia dapatnya bisa gede, tapi kalau kita ngebor ditempat seperti di Vietnam dan Thailand berapa pun dapatnya sangat kecil”, tutupnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU