Kementrian ESDM Akui Siapkan Permen Baru Pengganti Permen 07
Kepala Biro Hukum Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Susyanto (Foto: Ain/ Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Pasca menerima salinan amar putusan dari MA RI dengan Nomor 39/P.PTS/XII/2012/09 P/HUM/2012 yang diterbitkan pada 26 Desember 2012, Kuasa Hukum sekaligus Kepala Biro Kementrian ESDM Susyanto mengaku tengah menyiapkan Peraturan Menteri baru pengganti 4 pasal dalam Permen ESDM Nomor 7 Tahun 2012, yang dibatalkan Mahkamah Agung RI atas pengajuan judisial review ANI dan APKASI April 2012 lalu.

Tidak ingin menyalahi UU Minerba Nomor 4 Tahun 2009, pihaknya melibatkan kementrian lain diantaranya Kementrian Hukum dan HAM, Kementrian Sekretaris Negara, Kementrian Perdagangan. Keterlibatan kementrian lain ini memang dikhususkan untuk penyusunan peraturan kewenangan antara pemerintah daerah dan pusat yang diajukan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Khususnya pada pasal 8 ayat 3 yang menyatakan :

"Rencana kerjasama pengolahan dan atau pemurnian sebagaimana dimaksud pada ayat 2 hanya dapat dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan dari Direktur Jendral atas nama Menteri".

Susyanto berpendapat jika masalah kewenangan berbeda, namun pemerintah pusat akan melibatkan juga  daerah.

"Filosofi ini dulu pasalnya apa, agar kita kontrol terhadap mineral secara nasional, ini positif bagi nasional tapi ini dicabut. Dan rumusan yang kami rubah seperti apa, ini yang kami konsultasikan supaya upaya kita kontrol masih ada", tegas Susyanto ketika dikonfirmasi Seruu.com, Sabtu (19/1/13).

Poin penting menurutnya bagaimana pemerintah pusat melakukan kontrol secara nasional, tapi tidak menyalahi putusan MA tersebut.

"Makanya kita hati-hati untuk itu. Tapi kalau pasal 21 jelas kami tinggal hidupkan kembali yang di Permen 11 tahun 2012, rumusan yang di Permen 11 tahun 2012 kami tarik kembali. September saat diputus kami sudah siapkan draft dan digodok, sampai sekarang kamu sudah berkoordinasi berkali-kali", jelasnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU