SKK Migas Nyatakan Produksi Minyak Nasional Mulai Normal

Jakarta, Seruu.com - Penurunan produksi minyak nasional akibat cuaca buruk meliputi angin kencang juga tingginya ombak dari data yang disampaikan Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas). Penurunan produksi sudah mencapai 5000 barel per hari.

Diungkapkan Kepala Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan SKK Migas Rinto Pudyantoro, dulu laporan yang didapat SKK Migas memang sempat terjadi kondisi terburuk di Aceh akibat cuaca buruk. Ia menyebut di ONWJ offshore gelombang laut telah mencapai 4 meter, untungnya tidak menurunkan produksi lapangan tersebut.

"Yang Aceh itu di ONWJ air gelombangnya sampai 4 meter. Tapi tidak menurunkan produksi, hanya agak terganggu operasinya. Dan yang di West Madura kemarin juga sudah normal produksinya", kata Rinto ketika dihubungi Seruu.com, di Jakarta, Sabtu (19/1/13).

Terganggunya operasi ini dijelaskannya  misal setiap pergantian karyawan (crew change), juga terlambatnya beberapa maintenance. "Yang di offshore lebih pada operasional crew change itu menjadi terganggu, beberapa maintenance terlambat tapi tidak sebabkan penurunan produksi", katanya.

Sebelumnya Cuaca buruk, angin kencang juga tingginya ombak tidak hanya menyebabkan gangguan pada kegiatan produksi di lapangan PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) dimana penurunan produksi (lost product) hingga 2.300 barel per hari. Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas SKSP Migas, Hadi Prasetyo mengungkapkan, cuaca juga ombak tinggi dan angin kencang membuat electric power di lapangan ini putus.
Bahkan satu crew boat dinyatakan tenggelam, meski 4 awaknya bisa diselamatkan. Ia menceritakan saat itu juga kapal pendukung operasi, seperti kapal akomodasi, kapal material pemboran, semua sudah diamankan dan ditarik ke Gresik.

“Hari ini kecepatan angin sudah turun ke level 12 knot dan kegiatan operasi sudah kembali dilaksanakan. Pemboran sudah kembali dilanjutkan,” kata Hadi ketika dihubungi Selasa, (15/1/2013).[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU