Waduh, Bhatoegana Sebut Kita Terlalu Anti Asing!
Sutan Bathoegana saat memberikan keterangan kepada wartawan di di gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/1/13) (Foto: Ain/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com – Mahkamah Konstitusi (MK) membubarkan BP Migas dengan memutuskan pasal yang mengatur tugas dan fungsi BP Migas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki hukum mengikat.

Pengujian UU Migas yang diputuskan tersebut diajukan oleh 30 tokoh dan 12 organisasi kemasyarakatan. Mereka menilai UU Migas membuka liberalisasi pengelolaan migas karena sangat dipengaruhi pihak asing.

Seusai RDP Revisi UU Migas bersama Ekonom UI Faisal Basri, dan Jimly Asshidiqie, Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bhatoegana mengeluarkan pandangannya tentang intervensi asing di sektor Migas. Ia berpendapat bahwa kita-lah yang justru terlalu anti asing.

“Kita terlalu anti asing, negara Venezuela itu nasionalisme-nya tinggi sekali tapi bangkrut juga masalah minyaknya, karena tidak ada yang kelola disana rakyatnya malas semua. Itu dibuat senjata oleh Hugo Chavez (Presiden Venezuela) akhirnya rugi,” kata Sutan kepada Seruu.com di gedung DPR RI Jakarta, sore kemarin, Rabu (23/1/2013).

Ia menilai yang terpenting bukan masalah asing atau bukan asing tapi bagaimana Migas manfaatnya bisa dinikmati oleh rakyat, “ Meksiko tidak boleh 300 tahun orang lain masuk buat kelola minyak mereka, akhirnya kelola sendiri besar-besaran. Masih lebih bagus kita yang baru 67 tahun merdeka, mereka 300 tahun minyak mereka dikuasasi dikuasai sendiri tapi nggak jaminan juga,” tuturnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU