Wah, PLN Rugi Sampai Rp 116 Milyar Karena Banjir!
Foto Ilustrasi (Istimewa)
"Banjir yang menggenangi PLTGU Muarakarang hingga memaksa dimatikannya unit pembangkit listrik, menyebabkan kerugian teknis di sisi pembangkitan diperkirakan sekitar Rp 20 milyar", Ngurah Adnyana

Jakarta, Seruu.com - Akibat banjir yang yang melanda Jakarta sejak Kamis (17/1/13)  telah 1847 gardu padam maka sampai dengan hari Sabtu (26/1/13) semua gardu sudah dioperasikan lagi. Dan hanya beberapa daerah yang masih tergenang banjir masih dipadamkan hingga air dinyatakan  surut. Akibatnya PLN merugi hingga Rp 20 milyar.
 

Bahkan kerugian di sisi distribusi dan transmisi akibat peralatan rusak tergenang air, masing-masing sekitar Rp 91 milyar dan Rp 5 milyar sehingga total perkiraan kerugian yang dialami PLN akibat banjir Jakarta ini sebesar Rp 116 milyar.

Namun sejak 22 Januari 2013, pembangkit listrik Muara Karang sudah dapat beroperasi kembali, setelah sebelumnya digenangi banjir yang menyebabkan operasi pembangkit terganggu dan menurunkan kemampuan pasokan listrik ke Jakarta. Begitu pula dengan transmisi listrik semua sudah pulih.

"Banjir yang menggenangi PLTGU Muarakarang hingga memaksa dimatikannya unit pembangkit listrik, menyebabkan kerugian teknis di sisi pembangkitan diperkirakan sekitar Rp 20 milyar",  kata Direktur Operasi Jawa Bali PLN Ngurah Adnyana dalam informasinya yang diterima wartawan Minggu sore kemarin (27/1/13) .

Selain itu, banjir juga menyebabkan PLN kehilangan kesempatan penjualan energi listrik sekitar Rp 45 milyar. Tapi kerugian terbesar akibat terganggunya pasokan listrik saat bencana banjir adalah masyarakat tidak dapat menggunakan listrik PLN untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial sehari-hari.

"Kabel transmisi 150 kV yg melintas kali Ciliwung juga roboh tersapu banjir sihingga kabel transmisinya sempat dipadamkan. Beberapa area yang tidak tergenang air ada juga yang listriknya terpaksa ikut padam karena gardu distribusi yang memasok area tersebut tergenang air", tambahnya.

Sementara itu, terkait rencana pemerintah daerah Jakarta yang sedang menawarkan pemindahan warga korban banjir ke rumah-rumah susun (rusun) di Marunda, Pulo Gebang, dan Muara Baru, PLN siap mendukung upaya relokasi tersebut. PLN telah mengoperasikan gardu-gardu listrik untuk memasok listrik ke rusun-rusun tersebut. Tidak hanya itu, untuk setiap rusun, PLN telah memasang Alat Pembatas dan Pengukur Listrik (APP) sehingga rusun rusun tersebut sekarang siap untuk digunakan.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU