Wacik: Dirjen Yang Saya Lantik Tak Seperti Malaikat
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi melantik tujuh pejabat eselon I dan memperpanjang masa jabatan dua pejabat eselon satu di kantor KESDM Jakarta, Kamis (31/1/13) (Foto: Ain/Seruu.com)
Stok saya cuma ini, ini maksimum yang bisa saya hasilkan. Saya tidak bisa lantik Dirjen yang seperti malaikat. Saya terima masukan masyarakat, saya baca sms-sms yang masuk dan saya pertimbangkan semua. Ini sektor menentukan, sekali salah pilih rusak semuanya, makanya jangan ada dusta diantara kita - Jero Wacik

Jakarta, Seruu.com - Tanggal 31 Januari 2013 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi melantik tujuh pejabat eselon I dan memperpanjang masa jabatan dua pejabat eselon satu.

Tujuh pejabat eselon I yang dilantik tersebut diantaranya Dirjen Migas A.Edy Hermantoro, Dirjen EBTKE Ridha Mulyana, Hadi purnomo sebagai Sekjen DEN, I Gusti Nyoman Staf Ahli Bidang  Kelembagaan dan Perencanaan Strategis, Djajang Sukarna Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, F.X Sutijastoto sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM, Mochtar Husein sebagai Inspektur Jenderal, dan Alihudin Sitompul menjabat Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Dirjen EBTKE, juga M Yunus D sebagai Kapus Pendidikan dan Pelatihan Migas serta Dadan Kusdiana yang kini menduduki Direktur Bio Energi EBTKE. Terakhir, dilantikanya Maritje Hutapea sebagai Direktur Konversi Energi pada Dirjen EBTKE.

"Ada dua eselon satu yang diperpanjang 1 tahun, yaitu Direktur Jendral Minerba Thamrin Sihite dan Sekjen ESDM Waryono Karno. Sedangkan 7 pejabat baru dilantik. Senin minggu depan kita langsung rapim pertama eselon satu, mari kita kebut dan selesaikan proyek yang ada," kata Wacik kepada wartawan di kantor KESDM Jakarta, Kamis (31/1/13).

Dalam pidatonya Wacik mengaku butuh waktu tidak sebentar untuk pelantikan kali ini. Tidak mudah menurutnya memilih pejabat eselon I, terlebih begitu masyarakat mendengar pergantian eselon satu. Wacik juga tidak bisa mengambil Dirjen dari luar KESDM, dan 7 eselon satu yang dilantik inilah stok yang ia miliki.

"Stok saya cuma ini, ini maksimum yang bisa saya hasilkan. Saya tidak bisa lantik Dirjen yang seperti malaikat. Saya terima masukan masyarakat, saya baca sms-sms yang masuk dan saya  pertimbangkan semua. Ini sektor menentukan, sekali salah pilih rusak semuanya, makanya jangan ada dusta diantara kita," tuturnya.

Ia menambahkan, dalam pelantikan eselon I tidak jauh berbeda saat presiden memilih menteri, itulah yang menjadi acuannya. Dimana ada 4 kriteria khusus sebagai syaratnya, yaitu pertama memiliki  integritas yang harus tinggi, masukannya positif dari luar. Dua, usia antara 46 hingga 53 tahun, ketiga kemampuan (capabilities) yang tidak diragukan lagi dan terakhir accepibility (dapat diterima oleh lingkungan).

"Integritas artinya setia pada negara, kalau diperintahkan A ya A. Jadi kalau melaksanakan B akan saya keluarkan SK dan terhenti sebelum pnsiun. Capabilitas, tidak diragun, dan acceptbility diterima oleh lingkungan, juga faktor. Saya berusaha untuk tidak wariskan pusing pada menteri berikutnya, saya cari usianya yang tidak bersamaan pensiunnya," jelas Wacik.

Dengan patokan usia mulai 49 tahun dan ada yang 58 tahun pada pejabat yang baru dilantik ini, Wacik berharap pada pejabat yang muda agar memenfaatkan kesempatan untuk belajar lebih keras sehingga bisa prima dan menjadi jagoan di bidangnya.

"Kita bisa lihat nanti dia jadi jagoan, asal jangan ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi),"tutup Wacik. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU