Bekas Galian Tambang Batubara di Kaltim Telah Tewaskan 6 Anak
Tambang Batubara (Istimewa)
Sudah 2 tahun sejak 2011 ada 6 bocah kecil mati kecemplung danau bekas galian tambang yang memang di belakang rumah mereka. Pertama pada Juli 2011 tiga bocah meninggal, lalu pada Desember 2012 tiga bocah meninggal lagi. Tapi tidak ada tanggapan pemerintah daerah, nggak ada tersangka, nggak ada yang kena hukum mereka cuma berikan uang asuransi aja, seolah permasalah bisa tuntas dengan mater - Kahar Al Bahr

Jakarta, Seruu.com – Hampir setiap tahun korban nyawa berjatuhan di bekas lubang galian tambang batubara yang tidak direklamasi di Samarinda, Kalimantan Timur bahkan kisaran tahun 2011 hingga 2012 sudah 6 orang anak tewas tenggelam di lubang raksasa yang kini menyerupai danau tersebut.  Tragisnya dikatakan Dinamisator JATAM Kalimantan Timur, Kahar Al Bahri, pemerintah daerah tidak ada tanggapan sama sekali, tidak ada penetapan tersangka, dan dari perusahaan hanya memberikan dana asuransi.

“Sudah 2 tahun sejak 2011 ada 6 bocah kecil mati kecemplung danau bekas galian tambang yang memang di belakang rumah mereka. Pertama pada Juli 2011 tiga bocah meninggal, lalu pada Desember 2012 tiga bocah meninggal lagi. Tapi tidak ada tanggapan pemerintah daerah, nggak ada tersangka, nggak ada yang kena hukum mereka cuma berikan uang asuransi aja, seolah permasalah bisa tuntas dengan materi,” jelas Kahar ketika ditemui Seruu.com sore kemarin di Jakarta, Senin (5/2/13).

Tidak hanya korban nyawa yang berjatuhan, bahkan penyakit kronis menyerang warga. Kahar mengungkapkan berdasar hasil penelitian beberapa dokter Filipina di Kaltim, penyakit paling besar yang menyerang warga di wilayah pertambangan adalah ISPA (infeksi saluran pernafasan atas) tapi secara menahun penyakit kronis muncul di paru-paru mereka. Bahkan ada indikasi kuat yang akan muncul adalah gangguan pada janin orang-orang hamil yaitu bayi terlahir dengan bibir sumbing.

“Bisa dibuktikan CSR di perusahaan batubara atau tambang di Kaltim adalah operasi bibir sumbing gratis, bisa dicek di Koran lokal. Malah ISPA menyerang masyarakat Kaltim dengan ranking tertinggi”, katanya.

Untuk diketahui, sebaran wilayah tambang di Kalimantan Timur adalah sebagai berikut. Samarinda Ulu 5 KP, Samarinda Ilir 12 KP, Samarinda Utara 19 KP, Sungai Kunjang 7 KP, Palaran 15 KP dan 5 PKP2B yang tersebar di Samarinda Utara, Seberang dan Palaran. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU