Pipa Chevron Bocor, 7 Orang Luka
Logo Chevron (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Pipa milik PT Chevron Pacific Indonesia di jalur pengiriman minyak dari Bangko ke Dumai, Riau, mengalami kebocoran pada Selasa (05/02/2013) lalu. Tujuh orang mengalami luka karena terkena cipratan minyak, tiga diantaranya harus dilarikan ke Rumah Sakit.

Dikatakan Deputi Pengendalian Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Gde Pradnyana,  masyarakat yang kebetulan sedang berada di sekitar kejadian dan terkena cipratan minyak mentah akibat bocornya pipa tersebut sudah ditangani dengan baik oleh tim dari Chevron.

Dari 7 orang yang terkena cipratan minyak, sebanyak 4 orang diperbolehkan langsung pulang sementara 3 orang dibawa ke rumah sakit terdekat pada hari Selasa (05/02) menggunakan helikopter dan dua orang langsung diperbolehkan pulang karena kondisinya tidak mengkhawatirkan. Sementara satu orang yang dirawat di rumah sakit telah kembali ke rumah sejak Rabu (06/02)

Namun, lanjut Gde, insiden itu tidak membuat produksi minyak Chevron Pacific Indonesia terganggu lantaran tidak ada sumur minyak yang dimatikan sehingga diharapkan rata-rata produksi minyak nasional juga akan tercapai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan didalam Rencana Kerja dan Anggaran (Work Program and Budget / WP&B) tahun 2013.

Pipa pengiriman minyak Banko ke Dumai terbentang sepanjang 76 kilometer yang dibangun sejak tahun 1970 tersebut bocor di lokasi depan kantor Kepala Desa Pematang Ibul, Jalan Raya Bangko – Dumai, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokah Hilir, Riau.

Pipa penyalur berdiameter 30” tersebut bocor dan mengalami tumpahan minyak pada jam 10.00 WIB, Selasa (05/02) namun telah selesai diperbaiki serta dilakukan pembersihan di lokasi kejadian sekitar pukul 23.00 WIB sehingga , Rabu (06/02) proses pemompaan telah kembali dilakukan secara bertahap dari stasiun pengumpul. Diharapkan besok pagi kondisi pemompaan minyak ke terminal Dumai akan normal kembali.

.

Berikut Kronologis Penanganan Kebocoran Pipa Bangko – Dumai:

-Pada tanggal 5 Februari 2013 sekitar pukul 10.00 pagi, PT CPI menerima laporan kebocoran pada pipa penyalur minyak 30’’ (PKM4500) arah Bangko menuju Dumai di depan kantor kepala desa Pematang Ibul, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir.

-PT. CPI dan SKK Migas segera menyatakan kondisi darurat operasi dan segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan terutama untuk mengatasi dampak kecelakaan ini kepada masyarakat sekitar serta untuk menghentikan tumpahan minyak, memperbaiki pipa yang bocor dan pembersihan lokasi kejadian.

-Prioritas utama PT CPI dan SKK Migas adalah memastikan keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian pipa bocor. Segera setelah kejadian, PT CPI telah membawa 7 (tujuh) orang penduduk yang terkena siraman minyak mentah ke klinik PT CPI untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.

-Kepastian penyebab kejadian dan volume minyak mentah yang tumpah masih dalam tahap penyelidikan pihak PT. CPI dan SKK Migas. PT CPI merasa prihatin dengan kejadian kecelakaan pipa bocor ini dan akan bertanggung jawab penuh atas musibah yang terjadi.

-PT CPI dan SKK Migas secara rutin melakukan inspeksi dan perawatan jaringan pipa, di antaranya pengecekan melalui sistem pigging untuk membersihkan dan mendeteksi ketebalan pipa, memasang selubung di titik-titik yang penting, dan program penggantian pipa. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU