Pak Menteri & Dirjen Migas Tak Kompak Sebut Alokasi Gas Domestik
ilustrasi (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Pemanfaatan gas bagi sektor industri masih menduduki peringkat tertinggi dari sektor lainnya  dalam alokasi kebutuhan gas domestik yaitu sebesar 42%. Sedangkan untuk kebutuhan PLN, tahun 2012 kemarin PLN mendapatkan persentase sebesar 21% dari seluruh alokasi gas untuk kepentyingan domestik.

"Pemanfaatan gas domestik itu paling banyak sektor industri 42%. Ini yang pelan-pelan kita ubah, namun sulit untuk mengubahnya karena infrastukturnya belum mendukung," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik di kantornya, Jakarta, Rabu (6/2/2013) kemarin.

Sementara itu, untuk kebutuhan lainnya seperti rumah tangga dan sebagainya, menghabiskan alokasi sekitar 33% kebutuhan domestik, sedangkan on use untuk industri migas mendapat persentase sebesar 14%.

"14% itu gunanya untuk mlakukan produksi," imbuhnya.

Penuturan berbeda dikatakan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Edi Hermantoro saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (6/2/13) sore kemarin yang justru mengatakan alokasi gas untuk domestik sudah lebih dari 50 persen.

"Sekarang sudah lebih dari 50% untuk domestik," ujar Edi kepada wartawan.

Edy mengatakan, alokasi gas untuk kebutuhan domestik tersebut diambil dari Bontang, ENI, BP Tangguh, dan Chevron IDD. Bahkan di tahun 2013 ini, Tangguh juga memasok 27 kargo untuk kebutuhan regasifikasi atau FSRU Jawa Barat, sedangkan 8 kargo dipasok untuk Regasifikasi Arun.

Selain itu, FSRU Jawa Tengah tahun ini mendapat bagian jatah 8 kargo, sedangkan FSRU Banten kebagian 6 kargo.

"Nanti kita akan buat surat dari Menteri ESDM ke SKK Migas," terangnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU