40 Tahun Blok Mahakam Dikuras Asing,Pemerintah Remehkan Pertamina

Jakarta, Seruu.Com - Pemerintah saat ini masih melakukan kajian dan evaluasi komprehensif terkait pengelolaan Wilayah Kerja (WK) minyak dan gas (migas) Mahakam di Kalimantan Timur.

Menteri ESDM, Jero Wacik menegaskan belum ada keputusan final mengenai perpanjangan blok Mahakam. "Blok Mahakam belum diputuskan," katanya saat ditemui di Kantor Presiden, Kamis (14/2/2013).

Ia mengatakan harus ada perhitungan akurat. Jangan sampai keputusan yang diambil nantinya merugikan kepentingan nasional. Menurut Jero, pemerintah pun harus waspada, harus berhitung, dan harus rasional agar tidak mengalami kerugian.

"Kalau salah ambil keputusan, bisa rugi kepentingan nasional. Kepentingan nasional nomor satu," katanya.

Kontrak bagi hasil blok Mahakam ditandatangani tahun 1967, kemudian diperpanjang pada tahun 1997 untuk jangka waktu 20 tahun sampai tahun 2017. Kegiatan eksplorasi yang dilakukan pada tahun 1967 menemukan cadangan minyak dan gas bumi di Blok Mahakam tahun 1972 dalam jumlah yang cukup besar.

Cadangan (gabungan cadangan terbukti dan cadangan potensial atau dikenal dengan istilah 2P) awal yang ditemukan saat itu sebesar 1,68 miliar barel minyak dan gas bumi sebesar 21,2 triliun kaki kubik (TCF). Dari penemuan itu, blok tersebut mulai diproduksikan dari lapangan Bekapai pada tahun 1974.

Kini, setelah pengurasan selama 40 tahun, maka sisa cadangan 2P minyak saat ini sebesar 185 juta barel dan cadangan 2P gas sebesar 5,7 TCF. Pada akhir maka kontrak tahun 2017 diperkirakan masih menyisakan cadangan 2P minyak sebesar 131 juta barel dan cadangan 2Pgas sebanyak 3,8 TCF pada 2017.

Dari jumlah tersebut diperkirakan sisa cadangan terbukti (P1) gas kurang dari 2 TCF. Kontraktor Kontrak Kerja Sama yang bekerja di Blok Mahakam saat ini yaitu TOTAL yang berpartner dengan INPEX dengan komposisi 50 persen-50 persen, telah menginvestasikan setidaknya 27 miliar dolar AS atau sekitar Rp 250 triliun.

Sejak masa eksplorasi dan pengembangannya telah memberikan penerimaan negara sebesar 83 miliar dollar AS atau sekitar Rp750 triliun. [ksr]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU