Corsec PT Timah : Saya Nggak Mungkin dan Nggak Akan Menutupi
Ilustrasi (istimewa)
Inspektur Tambang itu baru menyelesaikan, kalau saya konpers atau membeuat rilis sebelum ada investigasi tambang takutnya intervensi bahkan tidak sesuai dengan investigasi itu, sementara proses evakuasi kan tetap berjalan pada hari Minggu dan dilihat semua setelah hari ketujuh evakuasi diputuskan untuk dihentikan - Agung N Soeratno

Jakarta, Seruu.com – Merasa risih dengan pernyataan banyak pihak tentang ketertutupan terhadap publik atas kecelakaan tambang pada hari Sabtu (9/2/2013) yang terjadi dilokasi IUP PT Timah, di sekitar Trafo Mayang, Desa Sukamandi Kecamatan Damar, dengan 5 korban tewas. Corporate Secretary PT Timah (Persero) Tbk Agung N Soeratno menghubungi langsung Seruu.com dan menyatakan bahwa pihaknya tidak mungkin menutup-nutupi  bahkan berusaha menutup-nutupi atas kejadian yang menimpa 5 karyawan mitra PT Timah dan terjadi di IUP korporasinya.

Agung menepis tudingan tersebut dan menjelaskan, ia menunggu hasil investigasi dari Inspektur Tambang (IT) rampung untuk menghindari intervensi ataupun pernyataan yang tidak sesuai dengan hasil investigasi itu sendiri.

“Inspektur Tambang itu baru menyelesaikan, kalau saya konpers atau membuat rilis sebelum ada investigasi tambang takutnya intervensi bahkan tidak sesuai dengan investigasi itu, sementara proses evakuasi kan tetap berjalan pada hari Minggu dan dilihat semua setelah hari ketujuh evakuasi diputuskan untuk dihentikan,"  jelas Agung ketika menghubungi Seruu.com di Jakarta, Kamis (21/2/13).

Ia menambahkan, meskipun proses evakuasi dihentikan pada hari Minggu (17/2/13) namun proses investigasi tetap berjalan. Maka ini yang ia jadikan argument menahan statement di media nasional, karena diakuinya ia tetap mengkomunikasikan di media lokal mulai proses evakuasi bahkan mengklaim pihaknya telah meminta maaf lewat media lokal.

“Investigasinya tetap jalan, makanya saya tidak bisa ngomong dulu tapi di media lokal saya selalu komunikasikan prosesnya seperti ini, bahwa tim kita sudah kumpul dan ditemukan sudah dua, kita sudah minta maaf tapi saya nggak mau mendahului investigasi IT dan nggak bisa ngomong dulu," imbuh Agung.

Lebih lanjut, ia menyampaikan adanya rencana melangsungkan diskusi antara IT dan manajemen PT Timah. Dan bila diskusi tersebut selesai, ia akan segera mengeluarkan rilis atau membuat konferensi pers.

“Jadi nggak mungkin menutup-nutupi dan saya merasa memang nggak menutup-nutupi kan kecelakaan tambang sudah diketahui umum nggak mungkinlah. Maksud saya nanti kalau ada hal seperti itu mbak bicara ke saya dulu klarifikasi, saya dapat informasi ini loh saya bisa ngomong kok tenang aja. Karena ini terjadi di IUP kita kita akan bertanggung jawab meskipun itu karyawan dari mitra kita mohon maaf atas kejadian ini, tapi kami tidak mau mendahului investigasi IT,"  jelasnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU