Harga Minyak Membumbung
Foto: Ilustrasi

New York, Seruu.Com - Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) naik menyusul penurunan mingguan terbesar sejak Desember yang terjadi sebelumnya.

Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi China mengatakan harga bensin di China akan naik 300 yuan atau sekira USD 48 per metrik ton. Sedangkan solar naik 290 yuan per ton saat ini.

Dilansir dari Bloomberg, Senin (25/2/2013), WTI untuk pengiriman April berada di USD93,08 per barel atau turun 5 sen. Harga kontrak WTI tersebut naik menjadi USD93,13 pada 22 Februari atau tertinggi sejak 20 Februari. Volume WTI 17 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Penurunan diperdalam setelah Otoritas di AS mengumumkan bahwa persediaan minyak mentah AS naik 4,14 juta pekan lalu menjadi 376,4 juta barel. Namun rilis yang dilakukan Ifo institut telah menghentikan tren penurunan.

Selain pada pasar minyak, rilis Ifo tersebut juga dilaporkan berdampak positif pada pasar Ekuitas. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, harga minyak jatuh $ 4,26 per barel dalam dua hari sebelumnya.

Angka kepercayaan investor Jerman yang lebih baik dari perkiraan pasar, membuat pelaku pasar berbalik optimis hingga mengerek harga komoditas dan ekuitas.

Harga minyak mentah untuk pengiriman April tercatat  naik 29 sen di $ 93,13 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak berakhir pada $ 92,84, Sabtu (23/2), di mana ini merupakan level penutupan terendah sejak 31 Desember.

Harga minyak di bursa berjangka turun 2,8 persen minggu ini, yang merupakan penurunan terbesar sejak 7 Desember. Sementara untuk minyak jenis Brent untuk pengiriman April tercatat naik 57 sen, atau 0,5 persen di $ 114,10 per barel di pasar ICE Europe, London.  Secara mingguan harga telah  turun 3 persen.

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU