Dirut Pertamina: Kalau Pertamina Mampu SKK Berikan Mahakam 100 %!
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan (Keempat dari Kanan) -- Foto: Aini/ Seruu.Com

Jakarta, Seruu.com - Opsi pengelolaan blok Mahakam jika dikelola oleh BUMN sebagai contoh Pertamina, maka sesuai dengan UU Migas No. 22 Tahun 2001 dan peraturan perundangan turunannya,  maka bagi hasil di blok Mahakam akan menjadi 60% untuk Negara dan 40% untuk BUMN.

Namun kemungkinan dijalankan opsi ini akan sulit, telah diungkapkan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini di luar biaya investasi untuk mengangkat cadangan gas terbukti di blok Mahakam, juga dibutuhkan investasi yang jumlahnya tidak sedikit untuk melakukan eksplorasi agar cadangan terbukti di blok Mahakam dapat ditingkatkan lebih dari 2 TCF.

Dengan alasan inilah, pihaknya menekankan perlunya dilakukan kolaborasi dengan asing, dengan opsi 40% Pertamina, 50% Total dan Inpex, sedangkan 10% BUMD.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menyambut baik kolaborasi ini, ia mengakui masih banyak fasilitas dan infrastruktur yang harus dikembangkan oleh Pertamina untuk kesiapan mengelola kilang.

"Kita harus mengembangkan fasilitas infrastruktur kita di dalam negeri untuk kilang dan seterusnya, jadi portofolio kami akan kami bagi walaupun misal nanti disampaikan Kepala SKK Migas filosofi makan bubur ayam, kita coba dulu misalnya berapa dulu opsinya. Kalau kita  mampu nanti pasti SKK Migas berikan 100 persen kepada Pertamina", cetus Karen ditemui di kantor SKK Migas Jakarta, Senin (25/2/2013).

Rudi Rubiandini sebelumnya juga menjelaskan ketidakmampuan nasional untuk invetasi bagi eksplorasi. Bahkan kalaupun mampu pasti bukan untuk eksplorasi, maka disini diharapkan kolaborasi dengan perusahaan asing. Dengan kolaborasi ini, bukan berarti juga tetap Total yang menjadi operatorshipnya.

"Terserah siapa operatornya, cuma bahwa kehadiran Total tetap dibutuhkan, katanya kalau ntar Pertamina uang tinggal cari, kenapa cari uang Total sudah ada uangnya kenapa harus repot-repot cari kan di sebelahnya ada Total. Mana mungkin pakai uang sendiri,  kita tidak punya uang segede itu walaupun punya tidak untuk bermain-main dengan eksplorasi, kita harus punya kolaborasi," ujar Rudi di Jakarta, Selasa (19/2/13).[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU