Puan Maharani : Tidak Ada Kebijakan Pasti di Sektor Migas
Puan Maharani (Aini/Seruu.com)
Kita buat live yang bermanfaat, di sini dilihat oleh rakyat yang kami nilai akan bermanfaaat untuk masyarakat, manfaat ini jika tidak terlihat dalam jangka pendek akan terlihat dalam jangka penjang - Puan Maharani

 

Jakarta, Seruu.com - Motivasi fraksi PDI-Perjuangan mendorong DPR sekaligus pemerintah agar segera merampungkan revisi UU Migas dikatakan Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Puan Maharani tidak sebatas dalam  Seminar Migas 2013 seperti yang diselenggarakan partainya kali ini. Tapi ada cara lain yang telah ditempuh dengan memberikan dorongan melalui Komisi VII DPR RI, seminar ini memang sengaja dibuat live oleh PDI-P agar  lebih terlihat manfaatnya bagi masyarakatnya.

 

“Kita buat live yang bermanfaat, di sini dilihat oleh rakyat yang kami nilai akan bermanfaaat untuk masyarakat, manfaat ini jika tidak terlihat dalam jangka pendek akan terlihat dalam jangka penjang," tutur Puan kepada Seruu.com seusai seminar sore kemarin di gedung DPR RI, Rabu (27/2/2013).
 
Puan menyatakan seminar ini bukan hanya tertuju pada migas tapi juga sektor pertambangan mengingat keduanya memiliki korelasi yang kuat, tujuannya tidak lain bagaimana kedua sektor ini  bisa dikelola dengan baik, dan karena SDA nasional yang sudah tereksplorasi adalah Migas dengan income yang sangat tinggi bagi APBN maka kali ini fraksinya mengkonsentrasikan seminar dengan target rampungnya RUU Migas sebagai prioritas utama.
 
“Banyak sekali menyumbangkan ke negara migas ini, memang kalau masalah tehnis Komisi 7, ada kebijakan satu kaki, dua kaki atau tiga kaki. Tapi situasinya sampai saat ini kita belum tahu kebijakan mana yang akan digunakan untuk memutuskan," tegasnya.
 
 Sebelumnya Puan juga menjelaskan, dengan daruratnya payung hukum migas maka PDI-P mendorong DPR untuk segera mengesahkan UU Migas yang kini masih dalam revisi. Ia meyakini tata kelola migas yang baik akan mampu menopang pembangunan ekonomi nasional jangka panjang. Tidak hanya itu, putri mantan presiden RI Megawati Soekarnoputri ini menegaskan, UU migas yang berlaku saat ini secara jelas membuka peluang bagi asing untuk menguasai lapangan minyak di Indonesia.
 
"Ini menjadi tugas anggota DPR dari PDI Perjuangan untuk sesegera mungkin merevisi UU Migas. Sudah seharusnya kita membuat UU Migas "Merah Putih" yang lebih berpihak kepada kepentingan nasional. UU ini nantinya diharapkan bisa mengimplementasikan Pasal 33 UUUD 1945." kata Puan.[Ain] 

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU