Rencana Revisi UU Minerba Belum Ada Perkembangan
sudirman_said

Jakarta, Seruu.com - Rencana revisi Undang-Undang Mineral dan Batu Bara (UU Minerba) Belum Ada Perkembangan. Hal ini dikarenakan menunggu pembahasan dengan DPR RI.

"Belum ada perkembangan berarti karena kita masih menunggu jadwal pembahasan dengan DPR," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (18/7/2016).

Sudirman Said mengatakan bahwa pemerintah sebenarnya telah menyiapkan dokumen terkait revisi UU ini. Namun tetap saja proses pembahasan secara formal bersama DPR harus tetap dilalui. "Tapi sejak lama pemerintah sudah menyiapkan dokumen yang diperlukan. Secara informal sudah dikomunikasikan tapi tetap pembahasan formal tetap harus menunggu jadwal DPR," jelas Sudirman Said.

Sebelumnya, pemerintah berencana melakukan revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara. Beberapa alasan dikemukakan untuk mendukung proses revisi UU ini cepat dilaksanakan. Salah satunya adalah karena Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2014 yang baru diterbitkan di ujung periode ke pemerintahan sebelumnya. Namun dalam PP tersebut banyak aspek yang dipaksakan.

Selain itu, dalam PP itu juga banyak berkaitan dengan masalah-masalah krusial yang sekarang terjadi, seperti transisi masa Kontrak Karya ke Izin Usaha Pertambangan (IUP), smelter, dan perizinan.

Sudirman Said beranggapan apabila tidak dilakukan evaluasi dan peninjauan lebih lanjut terkait Undang-Undang Minerba, akan banyak lagi pelanggaran-pelanggaran. Pasalnya, pasal yang terdapat di PP tersebut sudah tidak realistis lagi jika dihubungkan dengan kondisi sekarang. "Saya harus bicara terus terang apabila tidak dilakukan peninjauan maka hampir bisa dipastikan ada banyak pelanggaran," ujar Sudirman Said. (MTN/RS)
 

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU